Tampilkan postingan dengan label cerita hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita hidup. Tampilkan semua postingan

23 Jul 2011

Patah Hati

Rasanya patah hati itu aneh yah?

tak bisa dijelasakan dengan kata apapun yang ada dalma kamus besar bahasa Indonesia.

Galau segalau-galaunya. Resah, Gundah gulana, abstrak dan tak menentu.

pernah saya mencintai seorang wanita. Anggun, sederhana dan menarik (ketika itu)

semua yang saya pikirkan tentang masa depan saya, selalu saya kaitkan dengan kedekatan dengannya. tentang pernikahan, tentang keluarga, pekerjaan dan segalanya.

Komitmen namanya kala itu, janji akan bersama, berusaha saling mengasihi saling menyayangi. sampai nanti.

“Aku sayang kamu, kamu sayang aku. mari kita coba jalani sama-sama” bunyi smsnya kala itu.

 

semua hancur, sirna berantakan, tak bersisa. hanya kenangan manis yang terlalu sayang untuk dikubur bersama semua kata-kata putus yang tak sempat diucapkan.

aku bisa menebak dari semua yang kamu tampilkan dalam sikapmu.

aku bisa menerka apa yang akan kamu ucapkan melalui mulutmu.

manis berubah menjadi pahit, dan yang pahit terasa semakin pahit untuk dirasa.

aku pikir ini hanya dugaan awal saja bahwa kamu memang gadis simple yang sukar kutaklukan.

namun semua berubah ketika kuamati kau dari kejauhan, memandangmu dari sudut yang berbeda.

ya itulah dirimu, kamu bukan yang terbaik untukku.

Gudbye

 

#edisipatahhati.

Baca Terus Gan >>

12 Jul 2011

hanya Sebuah curhat

beberapa hari ini original soundtrack hidup gw melow-melow terus,, huhuhu… Mungkin karena emang kebawa suasana kali yah..

Beberapa waktu belakangan ini, emang sepertinya perasaan gw agak bercampur aduk, berputar-putar terus. kadang seneng, bingung, kecewa, sedih, seneng lagi, kecewa lagi dan diakhiri dengan sebuah kegalauan yang teramat dalam.

agak lebay sepertinya yah..

hehehe.. but alhamdulillah selalu ada setitik semangat yang terselip untuk bisa menjalani kehidupan gue, minimal untuk bisa bertahan disini, melanjutkan pekerjaan yang tinggal 4 bulan ini berakhir.

 

Tentang Kegalauan

Bicara tentang kata “Galau”, ternyata kata itu terdaftar juga di Kamus Besar bahasa Indonesia, (iseng banget pake ngecek kamus segala…) di dalam kamus kegalaun diartikan sebagai kacau (tidak karuan). just for your information ajah.

banyak hal yang membuat hidup hw galau, tentang cinta, masa depan hidup, ataupun kerjaan yang kadang-kadang harus banyak dipikirin dulu sebelum gw bertindak.

kalo masalah cinta c, emang pasti sebagian orang akan galau kalo dalam posisi gw. setelah berhubungan dengan seorang perempuan dalam kurun waktu yang lumayan lama, putus-nyambung terus, akhirnya beberapa bulanan yang lalu kita terpaksa ga bisa ngelanjutin. Entah apa yang ada dipikiran gw waktu itu, tapi sepertinya itu yang terbaik. walaupun pada akhirnya hubungannya jadi super gak enak, kita berteman, sahabatan dan menjalin hubungan yang lebih serius, tapi berakhir dengan diem2an. semoga bisa lebih baik nantinya.

sebenernya beberap minggu lalu kondisinya berubah drastis, ketika ada penggantinya. Namun sama saja, perempuan itu gak sesimpel yang kita bayangkan yah. kadang kalo dipikirin banyak banget pertimbangan yang harus diambil. semakin galau pasti. Entah apa yang terjadi, mimpi yang baru saja disusun berberapa hari harus luluh berantakan lagi. Inilah sebernernya yang bikin kondisi Super Galau, tak berbentuk, aneh.

Yasudahlah, ngomongin cinta mah ga akan ada habisnya.

kegalauan nomor dua, tentang masa depan. dulu ketika gw harus berhenti dari kerjaan gw sebelum ini, mikirnya itu adalah sebuah kerugian, tapi ternyata setelah sekarang bisa menjadi bagian dari tempat kerja yang sekarang, gw malah merasa bersyukur. dan setelah dipikir-pikir perjalanan hidup gw ini tanpa rencana, tanpa pernah ditargetkan terlebih dahulu. Abstrak memang. tapi sepertinya untuk saat ini lebih asyik seperti itu, let it flow ajah. Kita tinggal ngelakuin yang terbaik dalam setiap kerjaan kita. Biarkan kegalauan terus melanda.

Baca Terus Gan >>

25 Feb 2011

goBLOG lagi !!!

indexsudah lama rasanya blog ini tak pernah tersentuh oleh tulisan-tulisan sampah, keluh kesah atau cerita-cerita aneh tak sistematis dari bagian hidup saya. akhirnya pagi ini saya menemukan kembali semangat saya untuk menulis di blog ini. sebuah pagi memang istimewa bagi saya. selain waktu untuk memulai aktivitas di setiap pagi kadang tercipta berbagai inspirasi agar hidup saya lebih baik.

seperti kata sebuah pepatah, menulis memang bukan untuk dipahami, namun untuk memahami. sangat tidak puas bila banyak batasan dalam menulis, karena saya hanya ingin menulis. tidak terlalu penting orang harus membaca tulisan saya. tidak terlalu penting juga harus berbau inspiratif, inspiratif terlalu subjektif bukan?

beberapa minggu ini memang ada beberapa cerita yang belum saya tuliskan baik di blog nya Indonesia Mengajar, ataupun di blog ini. mulai dari beberapa kegiatan di sekolah yang menarik, olimpiade Sains Kuark, Pelatihan siswa SMA, Retraining Pengajar muda ataupun kegiatan-kegiatan lainnnya sebagai pengajar muda bersama 9 orang lainnya di tim kami.

semoga awalan tulisan ini bisa menyempurnakan cerita hidup saya dan mengabadikan setiap kepingan puzzle yang ada.

 

sebenernya selain karena kurangnya motivasi dalam menulis, jaringan internet yang susahnya setengah mati juga sedikit membuat saya malas untuk menulis dan menguploadnya.   hmmm…. tapi semoga hal itu tidak menjadi kendala lagi saat ini.

 

baiklah agar tidak terkesan ini adalah tulisan sampah yang gak penting, mari kita isi tulisan ini dengan review beberapa kegiatan yang terjadi satu minggu belakangan ini.

bisa dibilang minggu ini adalah minggu yang cukup padat bagi kami sebagai pengajar muda. olimpiade sains kuark dan persiapannya menyita banyak waktu kami. administrasi dan tetek bengek yang harus segera diselesaikan di antara jam mengajar atau hanya sekedar menyebar surat undangan ke sekolah-sekolah sebelum hari Sabtu tiba.

dan akhirnya hari sabtu tanggal 19 februari pun datang dengan persiapan seadanya. cukup berkesan sebagi event yang lumayan bagi besar di kecamatan kami. Olimpiade yang khusus bagi siswa SD ini mendapat hati bagi mereka yang mungkin jarang sekali mengikuti lomba-lomba semacam ini.

setelah hari sabtu terlewati maka giliran hari minggu yang datang menghampiri, minggu biasanya diisi dengan santai-santai di rumah dihiasi dengan jumlah jam tidur yang lebih banyak. Namun minggu ini tidak demikian, program pembelajaran masyarakat untuk siswa-siswi SMA menjadi agenda kami, bulan ini adalah outbond..

beberapa persiapan sudah dilakukan sebelumnya dan sisanya adalah kreativitas kami di lapangan.

hari senin sampai hari rabu, seharusnya menjadi hari-hari indah kami, karena kami akan ke Karang, Bandar Lampung untuk kegiatan re-training. namun apa daya kegiatannya sangat padat. waktu tersisa hanya bisa dihabiskan menikmati kamar hotel tanpa hotspot. hanya ditemani listrik yang bisa dinikmati 24 jam sehari, AC dan fasilitas kamar lainnya yang tidak pernah dirasakan di sini. cukup memberikan kesegaran baru..

ups, tapi akhirnya diujung waktu sebelum perjalanan pulang kami mendapatkan waktu untuk singgah sebentar di toko buku. membeli beberapa buku dan sekedar cuci mata akhirnya kami lakukan. setelah mendapatkan inspirasi untuk mendongeng dari ibu Wei Lin pada saat retraining, maka sasaran pertama kali di toko buku adalah buku-buku dengan gambar yang menarik untuk diceritakan.

sesampainya di rumah sepertinya energi saya sudah habis. butuh beberapa suplemen dan motivasi lebih untuk tetap melanjutkan hidup [lebaiii…], semoga hari-hari ke depan lebih berwarna dan saya pun tetap bersemangat untuk melewati setiap detiknya waktu yang berputar.

Baca Terus Gan >>

23 Des 2010

CERITA LIBURAN [LAPORAN KUNJUNGAN]

beberapa hari ini saya melewatkaN hari tanpa menulis, SUNGGUH MENYAKITKAN.. liburan kadang membuat saya terlena dengan kegiatan-kegiatan duniawi. huhuhu….

4 hari 3 malam berada di kota Bandar Lampung, menghabiskan sisa uang yang ada di dompet dan nyobain beberapa makanan kekotaan yang udah lama tak bisa termakan di kampung.

jadi teringat materi Bahasa Indonesia mengenai “Membuat laporan Kunjungan”, di postingan kali ini, ingin membuat laporan kunjugan ke Bandar Lampung, walau sebenernya lupa formatnya, tapi tidak apa-apa….

 

Nama Kunjungan    : Liburan dan Pelesiran

Peserta                        : Tim IM penempatan Tulang Bawang Barat (Yuriza, Hasan, Asti, Nila, Faisal, Inay, Selfi, Yuni dan saya sendiri)

Waktu                         : sabtu 18 Desember – Rabu, 22 Desember 2010

Deskripsi Kegiatan: Liburan sekolah bagi kami saat ini tetap menyenangkan, walau pun saat ini sudah tidak berstatus sebagai pelajar lagi. liburan semester kali ini libur 2 minggu sampai tahun baru ini.

hari sabtu pagi kami merencanakan pergi ke ibukota propinsi, tanpa sebenernya tahu bagaimana kami bisa sampai sana, tapi kami ingin kesana. dengan memberdayakan “TIM Indonesia Mengajar” yang sedang singgah di tempat tugas kami, akhirnya kami berangkat. Thanx for Mr Eko dan Mr Susilo Icus.

Diawali dari Rumah makan Nasi Tiwul di jalan Etanol kami mulai menyusiun rencana. Pilihan jatuh pada memasukkan semua tas bawaan ke mobil yang dibawa TIM IM dan menyusupkan 2 pengajar muda beruntung yang bisa tidur pulas di mobil Xenia. 2 orang itu adlah Yuni dn Selfi, setelah berganti2 formasi dan perebutan kekuasaan akhirnya mereka yaang terpilih.

sisanya kami berdelapan harus menumpang bis yang entah nama dan jurusannya kemana. pokoknya nyampe terminal Rajabasa.Sialnya dari setelah beduk Magrib kami menunggu di pinggir jalan baru jam setengah 9 kami mendapatkan bis yang bisa mengantar kami menuju ke Rajabasa. Saya tidak begitu hafal berapa kami harus membayar, karena semua dikoordinir oleh ibu Guru Ginar. begitu kami naik bis, keenam kawan saya sudah mendapatkan tempat duduk selayaknya penumpang bis yang lainnya, tinggalah saya dan bu Guru Asti yang agak bingung harus duduk dimana.  sangat shock ketika kondektur menharuskan kita mundur kebelakang samapi  keluar pintu dan masuk pintu toilet.

“Iya, itu dibuka pintunya” tegas sang kondektur.

“yang mana bang?”

jreng… begitu saya buka pintu disamping toilet, nampaklah dua kursi yang ajaib. Entah mengapa sang pendesain bis ini masih menciptakan dua kursi ini, lebih tepat disebut sebagai kursi untuk tempat mes**, maklum tempatnya sangat tersembunyi dan tertutup. tanpa bisa membantah kamipun duduk dengan rasa aneh. beberapa menit kenudian pak guru Yuriza menggantikan posisi  Bu Guru Asti yang ada di sebelah saya. terpaksa saya dan Pak Guru Yuriza harus menghabiskan perjalanan di tempat duduk ini, tempat mojok, berdua, sempit dan aneh. sementara keenam pengajar muda lainnya sedang menikmati tidurnya di atas kursi yang empuk bersama bantal dan selimutnya.

tiga jam terlewati, kami dibangunkan oleh seorang teman kami, bapak Guru Faisal kalo saya tidak salah.

“Ayo pindah ada yang kosong tuh”

asik juga nih… tapi sayang tidak sampai 5 menit, sang kondektur sudah berterika

“bunerannn,,,bunerannnn,,,,bunerannnn”

kami semua diam, ta mengerti apa maksudnya.

“ayo katanya turun di bunderan, udah sampai nih”

oh mksudnya tuh bunderan tadi.. dasar kondektur yang aneh!

 

kami turun dan langsung dijemput oleh salah seorang sepupu pak Guru Yuriza menggunakan sebuah mobil. 15 menit kemudian kami sudah sampai dirumahnya Saudara Yuriza, (samapai saya pulang saya lupa bertanya siapa nama lengkap bude nya itu, tapi teman-teman memanggil beliau Umi, saya yakin bukan Umi namanya, Umi = Ibu). sudah jam 12 malam ternyata. pak eko dan mas Icus pun pamit untuk menyelesaikan tugasnya menuju jakarta kembali.

pagi pertama dirumah itu, kami mulai menyusun recana mau pergi kemana saja kami nantinya. sebagai seorang intlektual muda yang baik dan para guru yang menginginkan hal-hal terbaik untuk muridnya, maka sasaran pertama kami adalah TOKO BUKU. Untuk ukuran ibukota propinsi hanya ada 1 Gramedia di kota ini.. hmm…

kami mengunjungi toko buku pada siang hari, beberapa jam kami habiskan di toko buku ini. entah berapa uang yang dihabiskan di tokobuku, tapi yang pasti beberapa rekan saya terlihat membawa beberapa bungkusan plastik berisi buku macem-macem tergantung minatnya. Hari pertama jalan-jalan ditutup dengan mengunjungi Mall Central Plaza, menukarkan uang dengan beberapa makanan di SOLARIA, jauh-jauh ke kota tapi kebanyakan kami memesan NASI GORENG, mungkin karena House Fam kami yang jarang membuat nasi goreng dirumah.

Bada Magrib kami harus pulang, karena kami akan menonton tayangan Sepakbola semifinal AFF antara Indonesia dan Filipina.

malam itu ditutup dengan tidur nyenyak dan memperhatikan gaya tidur mereka.

 

hari kedua, kami berniat untuk pergi ke Bioskop, tapi beberapa diantara kami masih berniat pergi ke Gramedia, karena Bapak Guru Asril ketinggalan Jaketnya di tempat penitipan barang. kali ioni kami harus menaiki angkot dan Bus karena mobil yang biasanya kami pakai sedang tidak ada. kami berangkat agak pagi. Tiba di Gramedia, sya pikir akan sebentar tapi ternyata kami menemukan toko buku baru untuk disinggahi, jadilah kami menghabiskan beberapa lama untuk melihat beberpa judul buku yang berjejer dan beberapa media belajar yang bisa digunakan, fajar Utama kjalo tidak salah. saya membeli sebuah novel yang sudah lama saya cari, judulnya ISABELA. ini bukan judul lagu, ini judul novel. mengenai seorang wanita yang menghadapi perpindahan agama dengansudut pandang yang berbeda. saya lupa yang merekomendasikan novel ini…

selesai berurusan dengan toko buku, kami menaiki bus KORPRI menuju sebuah Mall, mall yang sama dengan yang kami datangi, CentralPlaza. bukan untuk membeli Nasi Goreng di Solaria, namun niatnya ingin menonton “twenty wan”. sebuah ruangan dengan layar lebar dan kursi berjajar. terbagi menjadi dua kubu, kubu A adalah orang-orang yang menyukai fil Action dan kubu B orang yang ingin menemani Pak guru Hasan menonton harry Potter. perbandingannya adalah 6:4.

sudah agak lama saya tidak duduk di depan layar yang lebar seperti ini, maklum di tempat saya tinggal tidak diperkenankan untuk adanya bioskop, karena bioskop tidak untuk orang KISMIN.selesai menonton, ternyata petualangan kami belum usai, masih ada satu tempat yang masih ingin kami kunjungi, tempat makanan kota, PIZZA HUT.

usai memakan PIZZA kami pulang dalam keadaan kenyang bdan senang.

malamnya ditutup dengan membicarakan hal-hal yang agak penting, terkait dengan program kerja setahun kedepan. dan beberapa sharing dari para pengajar muda-mudi.

hari ketiga, kami berencana untuk VAKSIN HEPATITIS B. tempat pertama yang kami kunjungi adalah RSUD ABDUL MULK, sebagai RS pemerintah seperti biasanya, penuh sesak, parkiran penuh dan orang-orang berlalu lalang mengurusi orang-orang lain yang sakit, ada pemadangan unik yang saya tenui, terdapat stiker besar berjudul ”DOA ORANG MISKIN”

sebegitunyakah rumah sakit ini dihuni oleh orang2 kismin.

inti cerita rumah sakit ini tidak menyediakan untuk Vaksin hepatitis, maka kami bergegas ke rumah sakit swasta RS URIP, saya tidak ingin mencari “DOA ORANG KAYA “ disini, kami masih mencari vaksin hepatitis B.

inti cerita, di RS ini kami tiak menemukan vaksin itu.

di tengah perjalanan kami dirujuk untuk menuju poltekes, disana ada bidan kenalan UMi, budenya riza, alagkah senang hatiku banyak penampakan-penampakan menarik disana. menyaksikan para mahasiswi dan calon perawat mengenakan baju putih itu…YANG anda lihat di gambar adalah yang tercantik versi saya.

tapi sayang mereka bukanlah orang-orang yang menyuntik kami, lumayanlah cuci mata…

inti cerita, kami mendapatkan Vaksin disini.saya disuntik

Pagi terakhir di bandar lampung, jam 8 kami sudah siap untuk pulang. akhirnya diantar oleh APV sampai denga terminal bis. langsung naik bis menuju unit 2, kali ini tempat duduk tidak terlalu menimbulkan masalah walau tetap duduk di kursi paling belakang. Kali ini perjalanan dihabiskan dalam waktu 4 jam. setibanya di Unit 2, kami makan terlebih dahulu sebelum menaiki ojeg yang kami sewa seharga 20 ribu untuk samapi ke kediaman pak Guru Faisal. sisanya saya harus menempuh perjalnana 45 menit diatas motor untuk sampai rumah house fam.

 

* Spesial buat para pengajar muda, tetaplah semangat merangkai cerita-cerita indah, membantu anak-anak Indonesia mewujudkan mimpinya.

berharap suatu saat nanti kalian membaca tulisan ini.

Baca Terus Gan >>

10 Des 2010

Membuat LDR Tetap Bertahan

 

image

 

LDR atau Long Distance Relationship, tentu  sudah banyak orang yang membahas mengennai masalah ini, bagaimana menghadapinya dan segala yang berhubungan dengan LDR. sekedar hanya ingin share saja kepada orang yang kebetulan lewat di catatan blog saya.

Apa sih LDR?

Pacaran jarak jauh, pacaran yang pake telpon, atau simplenya sih, aku disini engkai disana. nggak mesti pacaran ajah mungkin, bisa ajah membina suatu hubungan yang terpisah oleh jarak, beda kota, beda pulau, atatu bahkan beda negara.

enak dan enggak enaknya LDR?

menurut pendapat saya, yang pernah merasakan hal ini, sepertinya sangat banyak hal yang tidak enak dibandingkan dengan pilihan yang satu lagi. oke, kita bahas satu persatu.

nggak enaknya apa? . . .  nggak bisa melakukan komunikasi primer sesuka kita, padahal kita tahu bersama kata bapak tebe,  menurut teori komunikasi dasar bahwasanya komunikasi primer tidak bisa digantikan oleh komunikasi sekunder, jadi bertemu tatap muka beda banget dari hanya sekedar bertelepon ria atau smsan ria, apalagi berkomentkoment ria dia fb or twett. enggak enak nya lagi. terasa sangat menyiksa kalo kita lagi pengen ketemu, atau ada masalah yang pengen diceritain langsung ke pasangan kita yang lagi jauh. Mungkin malah nyari pelampiuasan ke orang lain…

kalo enaknya ada ngga yah? enaknya sebenernya hampir engga ada, bagi sebagian orang mungkin bisa saja LDR dijadiin ajang buat nyari selingan tanpa bisa diketahui pasangan yang sebenarnya. *bukan curhat pribadi…

lalu bagaimana yah agar yang tidak enak-enak pas LDR menjadi enak?

atau gimana yah biar hubungan kita tetap awet saja ketika LDR?

sebenernya ini juga menasehati diri sendiri, hehehe…. sepertinya ada yang rusak pada otot-otot syaraf saya atau saya sedang menderita penyakit gila no 17 versi Andrea Hirata sehingga beberapa hari ini selalu miss communication dengan seseorang di luar sana, (berharap kamu baik2 disana).. okeh langsunga ajah cekidot dengan cara2nya versi saya, dari berbagai sumber sudah saya sarikan… sekali lagi ini jua untuk menasihati diri sendiri..

  1. komunikasi, inni penting banget pastinya, secara terpisah oleh jarak, dan tidak memiungkinkan komunikasi secara primer maka telpon dan sms adalah solusinya. usahakan selalu jalin komunikasi dengan dia, minimal sehari sekali,, entah itu sms atau telepon, untuk menanyakan kabarnya hari ini. sudah makan? pake baju apa?  atau pertanyaan simpel lainnya yang fungsinya untuk nunjukin perhatian kamu. tapi ingat kawan, inget juga keluarga, jangan sampai komunikasi kita dengan keluarga malah lebih jarang dibandingkan dengan pasangan kita yang belum menjadi keluarga kita.
  2. komitmen, komitmenb untuk saling percaya dan tidak akan melakukan hal yang tidak terpuji, apakah itu? silahkan dijawab di dalam hati, jika kita percaya dan memberikan kepercayaan penuh maka seharusnya ada timbal baliknya juga, jadi mulailah dengan mempercayakan pasangan anda, percaya bahwa pasangan anda akan setia dan melakukan yang tidak anda inginkan, seharusnya pasangan anda pun percaya pada anda.
  3. Dibawa enjoy ajah.. ketika banyak orang yang merasa tersiksa dengan hubungan yang seperti ini, mari jernihkan pikiran kita dan selalu buat sesuatu yang ada menjadi lebih menyenangkan, buatlah beberapa surprise kecil untuk pasangan anda. misal mengirimkan surat-surat cinta lewat email atau menelponnya di pagi hari buta hanya untuk mengucapkan selamat pagi dan banyak hal lagi yang isa dilakukan. buatlah jarak bukan menjadi halangan namun menjadi tantangan bagi pasngan yang sedang menjalani LDR.
  4. segera pulang, pasangan anda sudah nmenunggu anda dengan berjuta harapan.. selesaikan pekerjaan anda dengan baik dan kumpulkan harta sebanyak-banyaknya, buatlah LDR menjadi SDR (Short Distance Relationship)

 

saya tidak tahu apakah ada hubungan nya antara LDR dengan keharmonisan pasangan, namun jika dilihat-lihat pasangan LDR seharusnya lebih sedikit mendapat masalah karena lebih sedikitnya komunikasi yang terjadi dibanding dengan pasangan yang SDR, karena biasanya terlalu sering komunikasi juga banyak mengahadirkan masalah. walaupun sebagian wanita terkadang menuntut tinggi nya intensitas komunikasi ketika LDR dan hal itu yang menimbulkan masalah. jadi intinya adalah setiap hubungan pasti memiliki masalahnya masing-masing.

semoga jarak tidak menjadi masalah bagi siapapun yang sedangmenjalani hubungan. teruslah berpositif thingking.

semoga saya bisa mengambil hikmah dari apa yang saya tulis malam ini.

saya tuliskan di malam sabtu tanggal 10 desember. genap satu bulan saya meninggalkan kehidupan saya di kota kelahiran, meninggalkan keluarga, rumah dan seseorang yang selama ini menemani saya.

dituliskan bersama suara gerimis yang turun dan gerungan mesin diesel yang menandakan listrik masih menyala.

Tulang Bawang barat, 10 desember 2010

cheers.

Baca Terus Gan >>

9 Des 2010

TANTANGAN 30 HARI MENULIS

9 Desember 2010

menulis, menulis dan teruslah menulis, mungkin saat ini itulah yang ada dalam pikiran saya, Saya membayangkan suatu waktu bisa membuat sebuah buku dari hasil karya tulisan saya. Meskipun boleh dibilang saat ini beberapa tulisan yang saya buat masih jauh dari kat “bagus” tapi setidaknya sudah ada beberpa orang yang suka akan tulisan saya.

hmm… memang antara percaya diri dan sombong hanya dipisahkan sebuah garis tipis, setipis kulit bawang.

untuk menjaga konsistensi saya dalam menulis, saya ingin sekali meniru orang-orang yang juga hobi menulis. Mereka menantang diri mereka untuk menulis selama 30 hari, dan setiap harinya minimal menghasilkan sebuah tulisan. Tentu saja bukan hanya sekedar tulisan yang formalitas satu atau dua paragraf, namun tulisan yang setidaknya enak dibaca dan memiliki pesan yang ingin disampaikan untuk pembacanya.   

meniru itu tidak ada salahnya bukan? maka saya putuskan detik ini untuk bisa membuat sebuah tulisan setiap harinya dalam 30 hari kedepan. saya ingin  menceritakan hal-hal yang indah, sedih, senang, pilu dan apapun yang terjadi melalui tulisan. tidak berharap ingin dibaca oleh banyak orang, namun hanya sekedar mengabadikan setiap kepingan peristiwa. kelak setelah saya menikah nanti memiliki keturunan maka akan muncul banyak hal yang bisa saya ceritakan.

jadi dengan menyebut Bismillahirrohmanirrohim tantangan ini dimulai.

Baca Terus Gan >>

23 Nov 2010

I Like Monday

 

Banyak orang membenci hari senin, tetapi tidak bagi saya. bagi saya hari senin itu menyenangkan. Menyenangkan karena hari dimana bisa memulai kembali bertemu dengan anak-anak dan pastinya karena ada satu acara rutin yang saya nantikan, “Upacara Bendera”.

entah kenapa saya menjadi orang yang suka upacara bendera. Hal yang ketika jaman SMA malas saya lakukan.

IMG_0590

walau saya harus panas-panasan atau harus mengatur anak-anak berbaris sebelum uapacara dimulai, tapi sekali lagi saya suka itu.

dulu waktu di SD saya masih ingat ketika saya harus menjadi pemimpin upacara. dulu pun upacara bendera sangat menyenangkan, bisa berdiri memimpin teman-teman yang lain. berdiri tegak, seakan-akan saya lah orang yang paling berani, paling hebat dan palling segalanya.

tak pernah terbayangkan setelah lulus SMA saya harus kembali upacara bendera tiap senin pagi namun sekarang berbeda. Saya berdiri di depan bersama guru yang lain bahkan senin kemaren saya menjadi Pembina Upacara. hal yang tidak pernah saya bayangkan sebelum saya menjadi pengajar muda.

ada perasaan gugup, grogi dan tidak percaya diri rasanya menjadi pusat di tengah kerumunan orang yang baru saya kenal, ada anak-anak yang senyum-senyum melihat keberadaan saya di depan mereka, ada yang cuek dan ada yang menatap saya begitu tajamnya melihat senti demi senti bagian tubuh saya.

Mungkin senin itu hari yang kurang beruntung buat saya, tidak ada satu orang pun yang memberi tahu jika pembina upacara pada upacara kali ini adalah saya. jadi ketika MC berkoar “Pembina upacara memasuki lapangan upacara” tiba-tiba petugas upacara yang bertugas menjemput ke tempat para dewan guru berada dan dia mengarah ke arah tempat saya. “waduh ko saya sih” teriaku dalam hati.

Pak Sutarto, guru kelas 3 yang berdiri persis disampaing saya menganggukan kepala. Hanya menganggukan kepala. gerakan yang seakan-akan memberikan kepercayaan diri kepada saya untuk segera maju dan berdiri di tengah lapangan.

apa daya selain harus maju dan berdiri di titik itu. detik-detik pertama berdiri di titik itu adalah memikirkan apa yang harus saya bicarakan ketika nanti “amanat pembina upacara”.   otak kiri dan kanan saya harus berputar secara cepat mencari kesimbangan dan dapat menghasilkan kata-kata yang setidaknya enak di dengar oleh para guru, kepala sekolah dan tentu saja mudah dipahami oleh anak-anak.

Hari Guru. huhu akhirnya saya mendapat topik, hari gguru menyelamatkan saya untuk membisu dihadapan orang-orang yang mengharapkan saya bisa berbicara banyak.

walaupun tidak seberkualitas Mr Anies baswedan, tapi setidaknya saya bisa mengingatkan bahwa guru adalah orang yang harus kita hormati dan hargai. tanpa mereka orang-orang tak mengenal pendidikan, guru lah ujung tombak pendidikan yang selalu berhadapan dengan anak-anak Indonesia.

Baca Terus Gan >>

15 Nov 2010

Mentari, Abah Iwan dan Inspirasi

 

“Hari ini hari milikmu

juga esok masih terbentang

dan mentari kan tetap bernyala

disini diurat darahku…”

 

untuk kedua kalinya saya memulai tulisan saya dengan lirik diatas. saya sangat suka dengan kata-kata yang tertulis pada lagu ini, padahal baru pertama kalinya saya mendengar. begitu membuat bulu kuduk  saya merinding disko, ketika abah iwan abdurahman menyanyikan lagu itu dihadapan para pengajar muda.

mungkin seharusnya saya tahu lagu itu sebelum abah iwan menyanyikannya di depan saya agar ketika dia menyanyikannya saya bisa ikut bernyanyi. tapi tak apalah, terlambat lebih baik dari pada tidak sama sekali bukan…

Hari ini hari milikmu… sebenarnya masih bertanya-tanya apa maksud dari lirik dalam lagu ini.. jika boleh ngasal maka lagu ini ingin saya artikan bahwa kita menjalani setiap detik waktu yang berjalan, setiap menit yang berlalu dan hari yang mengalir dengan pengaturan oleh diri sendiri dan seharusnya waktu menjadi milik kita, jadi setiap hari adalah milik kita sendiri. hari ini hari milikmu.

Juga esok masih terbentang…. sebuah optimisme yang terpancar dari bagian lirik yang satu ini, rasa optimis bahwa hari esok masih ada dan akan lebih baik dari hari sebelumnya, mengajarkan kepada kita untuk bisa mempersiapkan hari esok di mulai dari hari ini.

dan mentari kan tetap bernyala…. mentari atau matahari akan tetap bersinar dan kita yang harus membuat matahari itu tetap memancarkan sinarnya untuk kehidupan di dunia. kita lah ynag harus selalu memberikan energi positif kepada setiap orang agar orang lain senantiasa juga memiliki energi positif, seperti layaknya mentari yang tak pernah lelah menyinari setiap apapun dihadapannya.

Disini diurat darahku…. urat darah menunjukan suatu tempat yang amat dalam, tempat yang mungkin saja belum pernah kita lihat, saya tidak begitu paham maksudnya seperti apa, mungkin ingin menunjukan bahwa di dalam temapt yang paling tersembunyi sekalipun masih ada semangat dan motivasi yang teramat besar seperti layaknya sinar mentari yang selalu menerangi setiap harinya..

berharap setiap hari menjadi hari yang spesial dengan alunan lagu ini, menyala dan tetap bersemangat mengarungi hari sebagai pengajar muda yang tak pernah lelah berusaha menginspirasi anak-anak Indonesia yang memiliki hak pendidikan yang sama dengan anak-anak lainnya. dan tetap berjuang menuntaskan janji kemerdekaan Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

spesial thanx for Iwan Abdurahman yang telah menciptakan lagu yang luarbiasa.

Tulang Bawang Barat, 15 November 201o

Baca Terus Gan >>

2 Nov 2010

Belajar Mengajar di Indonesia Mengajar

Tidak terasa hari ini adalah hari keempat menjalani Praktek Mengajar di SD Pancawati 2, Ciawi Bogor. Sebagai calon pengajar muda yang akan mengajar di Sekolah-sekolah di desa terpencil saya berkewajiban untuk menjalani masa ini. Saya sudah merasakan mengajar kelas 1, kelas 3, kelas 4 dan kelas 6. Sangat berbeda feel yang dirasakan ketika mengajar di kelas yang tingkatannya tidak sama. Hari ini tepat tanggal 28 Oktober, diperingati hari sumpah pemuda. Materi yang saya ajarkan hari ini pun adalah materi mengenai Sumpah Pemuda pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. tapi sebenarnya bukan itu yang ingin saya ceritakan.
Saya ingin bercerita tentang gadis yang saya temui setelah selesai mengajar tadi. Namanya Yuli (red: bukan nama sebenarnya), siswi kelas 4. Saya temui dia secara tidak sengaja di sebuah saung, di pinggir lapangan yang memang sepertinya dibuat untuk duduk-duduk melihat siswa lain yang sedang bermain di lapangan.
“Halo namanya siapa?”
“Yuli”
“kamu kelas berapa?”
“Kelas 4, ka” 
Pembicaraan pun sempat berhenti ketika ada anak lain yang menghampiri dan saya mencoba mengajak mereka berbicara.
Beberapa saat kemudian, saya kembali tertarik memperhatikan gadis bernama Yuli tersebut. Tatapannya kosong, melihat teman-teman sebayanya memainkan permainan karet.
“kamu ngga ikutan maen karet”
“Ngga bisa ka..”
“Kamu ngga jajan?”
“Ngga ka.. “
“ngga punya uang?”
“Iya, ga pernah jajan”
“Udah sarapan?” saya kembali bertanya.
“belum ka, ga pernah sarapan”
“Tapi tiap hari suka makan?”
“hm... iya sekali” jawabnya malu-malu.
Agak sedikit miris mendengar cerita gadis yang saat itu ada dihadapan saya. Sangat kontras dengan kehidupan saya belakangan ini yang selalu teratur dalam hal makan, 3 x sehari ditambah extra puding (snack) yang jumlahnya sama, 3 kali. Namun anehnya saya merasa kurang bersyukur dengan apa yang saya dapat selama ini.
Satu hal lain yang bisa saya lihat dari seorang gadis yang ternyata sudah ditinggal wafat ibunya, dan ditinggalkan ayahnya ke jakarta untuk bekerja, tidak pernah jajan disekolah dan makan hanya satu kali sehari namun memiliki semangat dan motivasi yang kuat untuk bersekolah.
Saya yakin masih banyak sekali Yuli-Yuli kecil lain yang memiliki kemauan keras untuk bisa sekolah walau dengan keadaan yang terbatas. Tidak hanya di Ciawi, mungkin saja di daerah pedalaman yang tidak pernah kita kunjungi.
Saya juga sangat yakin banyak sekali orang yang mendedikasikan diri untuk dunia pendidikan.
Yang akan saya lakukan mungkin hanya akan menjadi sebagian kecil dari menuntaskan janji kemerdekaan kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Gerakan Indonesia Mengajar memberikan kesempatan kepada saya untuk Mengajar dan belajar bersama anak-anak yang memiliki motivasi belajar yang tinggi di daerah terpencil sana. Berharap suatu saaat nanti hal itu bisa menjadi passion ataupun gaya hidup anak muda sehingga dunia pendidikan Indonesia lebih baik.
Baca Terus Gan >>

15 Okt 2010

Sahabat, Teman atau Biasa

Hanya ingin menuliskan sesuatu malam ini...
Bukan cerita cinta yang sedang jatuh hati atau patah hati... ini cerita tentang persahabatan.. persahabatan antar kami, pengajar muda.
Lampu itu masih menyala, padahal biasanya jam seperti ini kami sudah dipaksa untuk tidur.
Tapi pada kenyataannya sekarang kami berada pada garis lingkaran di dalam sebuah ruangan. Ya, kami membuat sebuah lingkaran manusia, berbaris berderet untuk menghampiri orang-orang dalam lingkaran satu persatu. Saya yakin benar moment ini jadi salah satu moment yang tak pernah akan dilupakan atau terlupakan oleh para pengajar muda di Indonesia Mengajar, Tanggal 14 oktober 2010.  Kami harus menyatakan “rasa” kepada setiap orang-orang yang ada di ruangan itu. Rasa yang saya maksud adalah rasa yang ada dalam hubungan pertemanan atau persahabatan. Awalnya berat ketika harus memilih mengacungkan jari telunjuk saja pertanda hanya menganggap sebagai orang biasa, atau mengacungkan jari telunjuk dan dan jari tengah kepada orang yang menghampiri kita pertanda kita menganggap sebagai teman atau bisa saja menaruh telapak tangan kanan kita di dada atas bagian kiri yang mencirikan kita menganggap sebagai sahabat. Kami akan saling memberikan tanda tersebut ketika saling berhadapan satu sama lain.
Hari itu akan jadi luar biasa dimana setiap orang semestinya bisa jujur pada dirinya sendiri akan memperlakukan sebagai apakah orang-orang yang ada dihadapan kita.
Mungkin akan terasa berat bagi sebagian orang karena hidup lebih dari 3 minggu  dalam satu atap yang 24 jam nya selalu berinteraksi dengan orang-orang tersebut kadang meninggalkan sedikit luka dihati orang lain. Walaupun belum pasti terjadi juga.
Masing-masing orang mulai bergerak mendekat, hingga tiba juga pada  pada satu titik ketika kita harus memilih, akankah membuka diri dan menjadikan orang lain sabagai sahabat kita sndiri?  meskipun kita baru saja mengenalnya atau bahkan pernah ada rasa tidak suka pada orang itu.
Karena ketika kita menjadikan orang lain sangat berharga bagi kita dengan menjadikannya sahabat maka bisa saja orang lain yang tadinya hanya menganggap kita sebagai teman akan mengubah kita menjadi sahabatnya, walaupun sebenarnya ada juga orang yang hanya ingin berteman saja. Tidak apa-apa.. Mungkin itulah esensi hidup. Penuh dengan pilihan dan konsekuensinya.
Bahagia dan sebuah prestasi rasanya karena hari itu saya bisa memulai persahabat terlebih dulu dengan orang yang ada dihadapan  saya dengan tidak pernah menurunkan sedetik pun tangan kanan di dada kiri. Seakan-akan hati kecil berteriak... “hai kau yang ada dihadapanku, maukah bersahabat denganku...”
Saya tidak akan peduli apa yang akan dilakukan oleh jari-jari tangan dan telapak tanganmu wahai orang yang ada dihadapanku, hanya ingin memulai sesuatu yang baik, bersahabat dengan mu, cukup itu saja..
Persahabatan itu ada, bisa diciptakan. Jika kita ingin punya sahabat maka berpikirlah positif dan jadikan orang lain sahabat kita, meskipun kita baru mengenalnya. Tak ada ruginya bukan.
Spesial untuk para  sahabat pengajar muda di program Indonesia Mengajar yang penuh inspirasi.
Baca Terus Gan >>

19 Sep 2010

Hari Pertama Pelatihan Indonesia Mengajar bersama Anies Baswedan

sesi foto bersama Anies Baswedan
Malam ini terasa berbeda, tidak ada kasur yang biasanya menemaniku tiap malamnya. Tiada pula bantal dan guling yang biasa di peluk sampai sinar pagi membangunkanku dari gelapnya malam..

Aih..lebay..

Malam ini aku kembali masuk asrama, bukan asrama putra IPB yang kala itu pernah aku singgahi 5 tahun lalu..
Asrama ini berbeda, karena ku yakin kelak penghuninya akan menjadi orang2 hebat yang tangguh dan bisa menginspirasi orang lain..

Indonesia Mengajar, adalah program yang sedang saya ikuti. Kalian pasti pernah mendengar program ini sebelumnya.

Ini hari pertama kami tiba di tempat pelatihan Indonesia Mengajar. Selama pelatihan kami harus tinggal di asrama.. Ya inilah asramanya.

Malam ini sudah pukul 22.48, entah kenapa mata ini enggan tertutup, mungkin masih ingin memikirkan hari esok, apa yang akan terjadi. Pasti menyenangkan.
Sudah jam 22.49.. kamar kami gelap sejak jam 22.00 tadi.
Itu memang sudah peraturannya jika sudah pukul 22.00 maka seluruh lampu akan dimatikan.. Dan baru nyala kembali nanti jam04.00. Ada gunanya juga senter yang dibeli seharga 10 ribu itu.
Memang hanya dengan adanya gelap, kita bisa lebih menghargai terang benderang.

Kamar kami cukup luas, tapi entah berapa ukurannya, yang kutahu, kami bertigabelas masuk ruang kamar ini. Cukup luas kan?
Kamar mandi terpisah, posisinya ada persis di depan kamar kami.


Malam ini agendanya adalah 'welcome party'.
Welcome party malam ini sangat menyenangkan, setelah makan malam, diawali foto bersama para pengajar muda dan tim Indonesia Muda.
Dilanjutkan dengan berdiskusi terbuka dengan Bpk Anies Baswedan, selaku inisiator dan juga pendiri Yayasan Indonesia Mengajar.
Beliau berbicara banyak mengenai pendidikan dan program ini, tapi sayang kawan, aku tak membawa catatan dan short memory ku lemah, aku tak bisa mengingat banyak..

Tapi apa yang dibicarakan beliau semakin menambah semangat untuk bisa menyelesaikan pelatihan ini dan juga tugas sebagai pengajar muda dengan baik.

Biasanya seseorang akan dikenang karena ia pertama kali melakukan sesuatu yang belum pernah orang lain lakukan.

Semoga angkatan pertama indonesia Mengajar, pengajar muda bisa memberikan manfaat dan inspirasi bagi orang banyak.
Selamat berjuang kawan.

Setahun mengajar
★Seumur hidup memberi inspirasi.★
www.indonesiamengajar.org

Hanya ingin menuliskan yang terjadi,
Maav jika banyak curhatan yang tertulis.


Pengajar muda=sebutan untuk pengajar di Indonesia Mengajar
Baca Terus Gan >>

16 Sep 2010

Antara Gravitasi, Kembali dan Harapan

Pernah tidak kalian berpikir ketika ada seseorang menembakan peluru ke atas langit, apakah peluru itu akan kembali ke tanah (bumi)??? kalo jatuh lagi ke bumi di mana peluru itu jatuh..

logikanya jika peluru ditembakan lurus atau paling tidak miring sedikit nanti pas jatuh lagi tidak akan jatuh jauh dari dimana peluru itu ditembakkan. Gaya gravitasi… ya gaya gravitasi, penemunya itu adalah Om Issac Newton, jauh sebelum kita dilahirkan, kalian sudah mengenal gaya gravitasi bukan? jadi sekiranya pun peluru itu terbang jauh membelah angkasa pasti akan kembali ke bumi nantinya. seingat saya 9,8 m/s2 nilai dari percepatan gravitasi itu.

Saya ingin mengilustrasikan gravitasi pada kehidupan saya sendiri, kehidupan yang akan saya jalani. Akhir-akhir ini saya tersadar bahwa Indonesia dunia ini sangat luas. Banyak sekali tempat-tempat yang belum saya kunjungi dengan keberagaman yang sangat unik. tiba-tiba saya sangat tertarik untuk menjadi peluru yang bisa pergi jauh, pergi sejauh-jauhnya, menembus awan, mendatangi tempat yang belum saya singgahi. entah alasan apa yang bisa saya berikan, tidak ada. Hanya ingin saja.

Sama seperti gaya gravitasi tadi, bisa kembali ke tempat asalnya, bumi, akupun demikian. Pergi dengan harapan bisa kembali. Kembali membawa kebahagian yang sebelumnya belum bisa dirasakan dimanapun. Tapi sebelum kembali aku ingin sekali menikmati hidup ini dengan hal-hal yang bisa berguna bagi orang lain, bukankah sebaik-baiknya orang itu adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain??
jadi ijinkan sejenak aku menjadi peluru yang ingin menikmati hidup, tenang saja selama masih ada gravitasi aku akan kembali.

*for my Quinsha: aku akan kembali karena cinta.

gambar: http://yainal.web.id/wp-content/uploads/2008/05/donterase_l1.jpg
Baca Terus Gan >>

15 Sep 2010

Share: Pengen Jadi Pengajar Muda di Indonesia Mengajar..? Lets see..

Posting..Posting..Posting..
Pengen posting lagi.

Ada beberapa request dari teman2 di fesbuk agar bisa men-sharing bagaimana bisa terdaftar jadi pengajar muda di PROGRAM INDONESIA MENGAJAR.

Kasih taau nggaa yaaah?

Hmm... Oke lah langsung aja cekidot..

Pertama: Kita harus tahu dulu info pendaftarannya mulai kapan sampai kapan. Kalau tahun ini kan terakhir bulan Juli. Sepertinya tahun depan akan lebih maju. Silahkan sering2 cek di www.indonesiamengajar.org
Atau ikuti pages nya di pesbuk: indonesia mengajar
Dan sekalian twitternya: @pengajarmuda
Tujuannya agar selalu update tentang semua inpoh2 mengenai program ini.

Kedua, pastikan syarat dan kriterianya tuh ada di diri anda2 sekalian.
Syarat2 tahun ini yang baku, harus dipunya.
Yang pasti harus udah lulus, fresh graduate(lulus 2 tahun terakhir sblm daftar), ipk 3,0, usia max 25 tahun. Dan yang pasti mau hidup di daerah terpencil. Syarat2 sisanya sich dirasa tidak terlalu kaku, masih bisa nego begitu kurang lebih.

Nah, kalo kriterianya udah pas dengan anda2 sekalian, terus udah mulai pendaftaran. Langsung saja daftar.
Tahun ini daftar awal via internet/online.
Dan yang pasti di websitenya indonesia mengajar bukan blog ini..

Banyak sekali pertanyaan yang diajukan terkait dengan diri pribadi, pengalaman2 selama hidup dan pastinya motivasi mengikuti program dan juga tujuan jangka panjang anda2 sekalian.

Tahap ini sangat menentukan sekali. Jadi isi dengan penuh rasa serius. Jangan terlalu lebay juga sich, tapi harus benar2 “menonjolkan” apa yang kita punya. Hal-hal yang sekiranya membuat kita hebat hendaknya ditulis disini. I'm seriously guys.
Pengalaman dan prestasi apalagi, wajib ditulis. Jadi buat anda-andi yang ikutannya 1-2 tahun lagi, cari pengalaman dan prestasi sebanyak-banyaknya, minimal ngajar jadi asdos atau private/bimbel.
Tidak wajib punya pengalaman tapi akan sangat mendukung.
Sebagai gambaran tahun ini yang mendaftar di tahap ini 1383 orang.. Wow luar biasa banyak. Dan yang lolos ke tahap berikutnya cuma 160 orang.. Jadi lumayan ketat seleksinya cuma orang hebat dan bisa menginspirasi aja yang bisa lolos. Dan anda pasti salah satunya, tetep semangat memperbaiki diri dan mencari 'sesuatu' yang baru dan bisa anda jadikan modal untuk ikutan program ini.

Kalau anda sudah lolos tahap 2, patut di acungi jempol. Di tahap 2 namanya “direct assesment.” di tahap ini kita akan ketemu orang-orang hebat lainnya. Tahun ini kebanyakan yang daftar dari UI dan ITb.

Di tahap direct assesment ini kegiatannya full dari pagi sampai sore.
Terbagi-bagi jadi beberapa bagian..
Ada (sejenis) psikotes, Self Presentation(memperkenalkan diri secara singkat), problem solving (ada satu masalah 'kompleks' yang harus diselesaikan, individu), FGD (Focus Group Disscusion), dan simulasi mengajar (siapkan materi pelajaran yang paling menarik, anda kuasai dengan cara paling kreatif dan dimengerti oleh muridnya).

Tahap 2 cukup melelahkan pastinya tapi pasti akan sangat menyenangkan karena yang saya rasakan nyaris tidak ada rasa persaingan, kita (pelamar) semua saling mendukung,

Jika tahap 2 sudah dilalui dan lolos.. Anda akan menuju tahap selanjutnya..
Medikal check up..
Standarnya medical check up seperti kerja di perusahaan lain.
Semuanya di chek yang ada di diri kita..
rontgen, cek darah, cek urine, pendengaran, penglihatan, dokter umum, jantung, pokokna mah sadayana..

Setelah dinyatakan lolos tes kesehatan. Maka tinggal tandatangan kontrak..
Dan bergabung dengan Yayasan Indonesia mengajar sebagai Pengajar Muda.

Setahun tinggal di tempat yang katanya terpencil..

Tapi sebelumnya akan ada pelatihan dulu selama 6 minggu. Saya belum tahu pelatihannya apa ajah, karena baru nanti 5 hari lagi. Tetep follow blog ini kalo mau tahu.

Satu lagi serunya pas ngelewatin tahap 2. Anda akan sangat dihargai, diperlakukan layaknya 'artis ibukota', ada beberapa kamera yang selalu merekam kejadian2 itu. Di foto2 tanpa sadar dan diwawancarai seperti layaknya artis yang baru bikin video klip.. Lebay.co.id.
Ho3x..

Masih ada waktu beberapa bulan untuk mempersiapkan apa yang belum anda miliki saat ini. Jadilah diri anda sendiri dan bagikan inspirasi kepada orang-orang disekeliling anda.

Doakan saya agar menjadi pengajar muda yang bertanggungjawab dan berkualitas.

sumber gambar: www.indonesiamengajar.org.
Baca Terus Gan >>

14 Sep 2010

Resensi-Resensian Film Sang Pencerah

Tepatnya dua hari yang lalu, hari minggu tanggal 12 sept 10 saya berhasil nonton film yang judulnya 'Sang Pencerah' di sebuah bioskop XXI di salah satu mall kota Bekasi.
Tertulis di tiket bahwa film akan dimulai pukul 15.00..
Karena masih jam 14.00,, Sebelum nonton jalan2 dulu dikit..

Saya datang bersama seorang gadis.. Sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya, red)
Pas dibilang kalo 'Pintu Teater 2 Sudah Di Buka...' kami pun langsung masuk..

Percis sebelum film dimulai ada tukang popcorn n minuman nawarin dagangannya, krn pengen nyemil akhirnya beli popcorn n minum dulu deh..

〔ups.. Ini mau resensi film atau mau cerita nonton yah?〕

Film dimulai..
Krik..krik..krik..
Penonton sepi, dan lampupun mati.. Gelap dan sunyi.

Film ini cerita
nyata tentang awal mulanya Muhammadiyah didirikan, awalnya ada Ikhsan Idol yang jadi KH Ahmad Dahlan Remaja,,

Pemuda ini punya pandangan lain yang aga berbeda dengan kebiasaan warga masyarakat dalam menjalankan ibadahnya.
Misal, ada 2 warga yang menyediakan sesajen.. Pas orang itu udah pergi, eh malah diambil sama Ahmad Darwis -nama kecil KH Ahmad Dahlan-
terus dibagiin ke masyarakat sesajennya itu. Menurut dia, berdoa itu ga mesti pake sesajen segala..

Setelah naek haji, belajar agama dan mendapat nama baru, Ahmad Dahlan muda kembali ke indonesia dan banyak konflik terjadi sekembalinya dia.

Ahmad Dahlan dewasa berusaha menjalani konflik2 yang terjadi dengan tegar. Konflik berkutat seputar pandangan beberapa orang yang masih 'kolot' dalam menjalani kehidupan beribadah.

Berbagai konflik dapat dia lalui hingga ia terlihat lebih tua, beruban, dan pada akhirnya bisa mendirikan sebuah perkumpulan bernama Muhammadiyah.

Setting dalam film ini sangat menarik. Kita akan dibawa ke jaman penjajahan belanda di tahun 1880-1900an.

Skenarionya keren, pilihan kata-kata yang baik dan menarik..

Dibintangi beberapa pemain yang sudah mumpuni buat maen felm.

Tapi sayang saya bingung sama klimaksnya film ini. Semua konflik sama. Menjadi monoton..
Mungkin alurnya yang membuat menjadi membosankan..
Hampir tidak ada kejutan..

Namun saya salut pada sutradara film ini, Hanung Bramantyo, yang bisa menggambarkan sebuah kejadian yang terjadi beratus-ratus tahun yang lalu..
Gud Job guys.

Hebatnya juga istrinya disuruh maen di film ini..
Hoho3x..

Kalo dari sisi musikalitasnya..
Hmm.. Lumayan seru bunyi2an yang muncul, tapi Si Bunga (gadis yang datang bersama saya) bingung karena tak ada secuil pun lagu Nidji yang Tuhan Maha Cinta muncul di film itu,

Oya, ngomongin Nidji.
Film ini juga sepertinya jadi debutnya buat Giring Nidji bermain film..
Menurut saya c, lumayan juga. Ga kalah dari aktingnya ariel peterpan di filmnya Sang Pemimpi..

Intinya sich ketika kita yakin apa yang kita lakukan itu benar, maka jangan takut untuk memperjuangkannya.

Karena ketika Kita menolong agama Allah, maka Allah pun akan menolong kita.
Ustad mode On.


Film di akhiri,, Perkumpulan muhammadiyah didirikan..

Setelah film selesai saya pun langsung ke toilet karena udah ga tahan..
(Ho3x.. Gapenting.com).

Buat yang belum nonton film ini, silahkan akang-teteh tonton kalo uang lebarannya masih ada.. Bersama keluarga, pacar, teman atau sahabat..

Selamat menonton, semoga bisa menginspirasi untuk kehidupan akang-teteh sekalian.

sumber gambar: http://ndyteen.com/wp-content/uploads/2010/08/Film-Sang-Pencerah.jpg
Baca Terus Gan >>

6 Sep 2010

Kenangan Jadi Mahasiswa

MC @ MPF FEMA

bulan ini hampir setahun setelah hari wisudaku dilaksanakan. tak terasa 48 bulan aku menjadi seorang mahasiswa di universitas cukup terkenal di negeri ini. banyak kejadian aneh, konyol, mengesankan, senang bahkan sedih terjadi selama menjadi seorang mahasiswa. jika masa SMA disebut sebagai masa yang paling indah maka masa kuliah kusebut sebagai masa yang paling bergairah. bergairah untuk belajar lebih keras menemukan kelebihan diri sendiri dan senantiasa memperbaiki kekurangan yang dimiliki. bergairah untuk melakukan sesuatu yang bisa membuat orang lain bahagia dan membahagiakan diri sendiri.

banyak orang bilang jika hidup itu adalah sebuah pilihan. pilihan untuk memilih atau untuk tidak memilih. jika kita memilih untuk memilih maka akan ada pilihan berikutnya yaitu pilihan yang A atau yang B. jika kau memilih yang A maka akan ada pilihan berikutnya memilih A1, A2, A3 dan lain lain.. begitulah seterusnya hingga tibalah kita menyadari bahwa yang terpenting dari sebuah pilihan adalah bukan apa pilihan kita melainkan bagaimana kita mempertanggungjawabkan pilihan kita. karena hidup pun membahas masalah tanggungjawab kawan.
selama 48 bulan kehidupan ku dikampus, ternyata aku pun harus memilih, aku memilih untuk menjadi seorang ketua bem fema yang pertama, memilih untuk menjadi seorang aktivis organisatoris yang rela bolos kuliah demi ikutan aksi/demo turun kejalan, aktivis yang rela mengorbankan sebagian waktu, tenaga dan materinya demi sebuah event buat mahasiswa lain. dan memilih untuk menjadi asisten praktikum yang baik dimata praktikannya.
ya semua itu memang pilihan.
bagaimana denganmu…?
semoga kalian memilih sesuata yang harus kalian pilih…
kita memang tidak bisa merubah laju angin namun kita masih bisa merubah arah laju layar kita kawan, semoga kalian menemukan pantai terindah untuk kalian singgahi.
seorang pelaut yang handal tidak tercipta di samudera yang tenang melainkan samudera yang dalam.
karena hidup bukan masalah apa yang kita pilih melainkan bagaimana kita mempertanggungjawabkan pilihan kita.

JANGAN TIRU PILIHAN KU…
Baca Terus Gan >>